Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan Pneumatik

Pneumatik adalah sebuah sistem penggerak yang memanfaatkan tekanan udara sebagai tenaga penggeraknya.

pneumatatik


Pneumatic adalah – Pneumatic berasal dari kata dasar “pneu” yang berarti udara tekan, dan “matik” yang berarti ilmu atau hal-hal yang mempelejari atau berhubungan dengan sesuatu. Sehingga secara bahasa, pengertian pneumatic adalah suatu ilmu yang berhubungan dengan udara bertekanan. Dalam dunia mekanik, pneumatic merupakan sebuah alat atau sistem.

Pengertian Pneumatic

Pneumatic adalah sebuah sistem penggerak yang memanfaatkan tekanan udara sebagai tenaga penggeraknya.

Jadi, secara sederhana pneumatic adalah tekanan udara yang dinaikkan oleh kompresor udara, sehingga mampu menggerakkan alat-alat industri. Tekanan udara tersebut akan menggerakkan sebuah cylinder kerja, dimana cylinder kerja yang nantinya akan mengubah tenaga/tekanan udara tersebut menjadi tenaga mekanik (gerakan maju mundur pada cyilinder).

Baca Juga :

Setiap hari kita menemui berbagai jenis alat yang bekerja berdasarkan sistem udara yang dimampatkan. Dalam bidang industri, komponen-komponen pneumatik bisa digunakan dalam sistem-sistem otomatisasi dan pada berbagai proses produksi. Komponen-komponen tersebutmemungkinkan dilakukannya otomatisasi pada proses-proses produksi sepertipengolahan bahan, pembuatan komponen mesin, pemasangan, dan pengepakan.

Kelebihan Pneumatik 

  1. Beberapa keunggulan dalam pemakaian komponen pneumatik, yaitu:
  2. Fluida kerja yang digunakan berupa udara yang mudah diperoleh karena jumlahnya tak terhingga.
  3. Udara bertekanan sangat mudah dipindahkan melalui pipa saluran sampai jarak yangf jauh dan juga tidak diperlukan adanya saluran-saluran balik.
  4. Penyimpanan sangat mudah sebab udara bertekanan dari kompresor dapat disimpan dalam tabung (tangki), sehingga kompresor tidak perlu bekerja terus menerus.
  5. Udara bertekanan relatiftidak peka terhadap perubahan temperatur, hal ini akan menjamin pengoperasian yang handal.
  6. Tahan ledakan dan kebakaran, sebab udara bertekanan tidak mengandung resiko terbakar atau meledak
  7. Bersih dan kering, sebabudara bertekanan tanpa lubrikasi adalah bersih. Meskipun ada yang keluar akibat kebocoran pipa, tidak akan menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Hal ini penting sekali terutama bagi industri makanan,minuman, obat-obatan, danlain-lainm.
  8. Konstruksinya sederhana, sehingga perawatannya mudah.
  9. Dapat digunakan untuk kecepatan kerja tinggi, sebab udara bertekanan merupakan media kerja yang cepat, sehingga kecepatan kerja tinggi.

Kelemahan Pneumatik

Disamping memiliki banyak keunggulan, instalasi pneumatik juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  1. Pengadaan udara bertekanan harus bersih dari partikel debu dan kondensasi untuk mencegah terjadinya keausan dari komponen pneumatik.
  2. Udara bertekanan hnaya efisien untukkebutuhan gaya tertentu, yaitu sampai 30.000 newton pada tekanan normal, yaitu sebesar4-8 bar.
  3. Udara bertekanan mampu dimampatkan, sehingga sukar untuk mendapatkan kecepatan konstan dan teratur.
  4. Udara buangan dapat menimbulkan suara yang bising, tetapi masalah ini sekarang dapat diatasi dengan peredam suara yang dipasang pada saluran pembuangan.

Perbedaan Pneumatic dan Hidrolik

Antara pneumatic  dan hidrolik memiliki cara kerja yang tidak jauh berbeda, namun dari sisi tenaga penggerakknya terdapat perbedaan yang signifikan.

Sistem pneumatic adalah sebuah teknologi yang menggunakan udara terkompresi/bertekanan untuk menghasilkan efek gerakan mekanis, sementara pada sistem hidrolik yaitu sebuah sistem yang memanfaatkan tekanan fluida/cairan sebagai sumber tenaga untuk menghasilkan tenaga mekank.

Sistem pneumatic banyak digunakan  pada mesin-mesin industri dengan kekuatan/daya mekanik yang rendah. Dalam pneumatic, kekuatan tekanan hanya sebesar 80-100 psi (pound per inci persegi).  Sehingga sistem pneumatic hanya bisa diaplikasikan pada mesin-mesin yang tidak terlalu membutuhkan tenaga mekanik yang sangat kuat ( mesin bertenaga ringan) dalam pengoperasiannya.

Sementara pada sistem hidrolik digunakan untuk mesin-mesin yang membutuhkan tenaga mekanik yang relatif kuat. Pada aplikasi industri dengan sistem hidrolik biasanya memiliki tekanan yang sangat besar yaitu berkisar 1000 – 5000 psi.

About the author

Teknik Mesin
Kami percaya pendidikan berkualitas adalah hak setiap anak Indonesia.

Posting Komentar

Gabung dalam percakapan